Ceritaku @Patlaborcamp 2014 3618


Kerja di Kesekretariatan itu enak, nggak banyak kerjaan (Apa saya aja yang ngerasa kaya gini? Hehehe). Makanya jadi rajin buka Google Drive sekedar ngecek-ngecek. Terus jadi bisa ikut nimbrung kerja yang lain saking gabutnya.

Di bidang Acara, masalah pertama ini masalah pribadi. Karena kepanitiaan PC14 itu dari berbagai tempat, otomatis nggak semua orang saling kenal. Nah, itu sumber masalahnya. Saya waktu itu sempet dilupain sama kabidnya kalau saya juga sekretaris di bidang itu. Baru ngeh waktu Ayunda udah ngepost link notula rapat pertama. Salah saya sendiri juga sih kenapa nggak ngehubungin duluan. Akhirnya Nunu sampai harus turun tangan deh buat ngomong ke kabidnya (-____-)v Maaafโ€ฆ

Rapat selanjutnya kita sambil makan-makan di Richeese DU. Ternyata lumayan efektif untuk ngehilangin ketegangan hehe.. Soalnya sebelum rapat bisa ngobrol-ngobrol dulu sambil makan, nggak langsung serius ngurusin rapat. Selain itu emang enak karena sekretarisnya banyakan jadi kerjanya gampang. Buat notula tinggal saling edit aja. Masalah di rapat hari itu sih ngaretnya sampai sejam nungguin yang lain baru pada dateng -__- Abis di jalan kali ya. Waktu itu sih nggak masalah, tapi kalau terulang lagi bisa susah, soalnya panitia PC14 kan nggak hanya sibuk di satu tempat.

Lanjut ke masalah teknis. Jarak dari panitia yang berjauhan bikin susah kumpul. Karena mayoritas panitia anak ITB, jadi sering kumpulnya di ITB. Sementara yang jauh sering kesusahan untuk ikut kumpul. Akhirnya mereka jarang dateng jadi nggak enak dan malu juga kalau mau dateng di pertemuan selanjutnya. Ini sih curhatan salah seorang anak Acara yang sempet curhat ke saya beberapa waktu lalu. Kasian.

Terus informasi PC14 banyaknya di grup line, sayangnya nggak semua orang punya line dan nggak semua orang line nya aktif. Jadi banyak yang ketinggalan berita. Orang-orang yang nggak punya line juga sering terlupakan untuk diajak kumpul, beruntung kalau dia banyak kenalannya sesama panitia, kalau nggak kan kasian. Yang ini curhatan temen juga.

Eh, kok isinya masalah semua? Oke, senengnya sih Acara itu anak-anaknya menyenangkan, makanya seneng (?). Terus karena anak Acara itu tugasnya emang untuk ngeluarin ide-ide jadinya seru ๐Ÿ˜€ Orang-orang di bidang ini ternyata unexpectedly creative. Kadang nggak nyangka kalau di dalam kepala mereka bisa ada ide-ide secanggih itu. Sepanjang masa persiapan, saya selalu semangat dan optimis kalau acara kita bakal rame, bakal menarik dan bakal sesuai harapan. Kadang kebawa suasana juga, nggak sabar untuk cepet-cepet ngejalanin acaranya. Kadang terlanjur terjun ke teknis acara padahal konsep belum begitu mateng, untung kabidnya bisa ngebalikin lagi ke jalan yang benar.

Peraturan rapat yang nggak ngebolehin untuk rapat lebih dari dua jam emang kadang terasa ngebatasin banget, apalagi pas ide-ide lagi lancar-lancarnya keluar. Tapi itu bikin setiap dua jam kita jadi quality time banget. Nggak ada waktu yang terbuang percuma. Saya nggak ngerasa lebar untuk โ€œjauh-jauhโ€ dari UPI ngangkot ke ITB, untuk ketemu mereka aja.

Masalah teknis yang emang nggak bisa dihindari yaitu emang kehadiran yang bolong-bolong, kadang ketika orang yang ngerti konsep awal nggak dateng, akhirnya muncul konsep baru. Tapi ya Alhamdulillah hal itu bukan masalah, justru malah semakin memperkaya ide. Untung aja ada yang selalu bisa dateng rapat dan nggak pernah absen. (Good job for Fakhri Guniar, Ridhan, Naufan)

Kerja setiap bidang yang bergerak masing-masing kadang membingungkan, karena mau nggak mau ya kita semua kerjanya harus terintegrasi. Kerjasamanya udah lumayan bagus sih kalau menurut saya, tinggal diperhalus aja.

Terus yang cukup disayangkan sih tentang masih minimnya penggunaan Google Drive oleh panitia yang lain. Padahal semua data yang dibutuhkan bisa dicek aja sendiri disitu, tanpa perlu kirim-kiriman email atau apapun. Padahal notula rapat udah lengkap, rapih dan tinggal dibaca tapi masih aja ada yang nggak pernah baca notula. Padahal link-link penting juga udah disediain, tinggal klik aja tapi mungkin karena belum semua orang ngerti cara kerjanya jadi masih pada bingung. Mau ngedit apa-apa udah lebih gampang padahal, jadi kadang butuh dibahas di pertemuan selanjutnya dan itu ngehabisin waktu yang seharusnya bisa dipake untuk ngebahas yang lain (kan cuma bisa 2 jam).

Evaluasi untuk beberapa panitia yang sampai acara berakhir masih ada yang nggak pernah ikut berkontribusi. Beberapa orang cuma numpang nama, gabut dan akhirnya nggak pernah ikut, bahkan nggak pernah bersuara. Secara pribadi sih saya ngasih apresiasi ke Fakhri Rasyad yang walau nggak pernah bisa ikut rapat maupun acara Patlaborcampnya, tapi dia tetep aktif, tetep peduli, tetep bersuara. Yaa saya nggak bisa asal ngejudge sih, saya nggak tau kesibukan mereka-mereka yang lain di luar sana. Maaf kalau memutuskan seenaknya.
Tapi, bidang Acara udah keren banget. Kompak, kece badai dan sukses. CC Timur ITB dan Koridor Salman menjadi saksi kebersamaan kita :โ€™)

Nggak kerasa ternyata selesai sudah perjuangan kita menghadirkan Patlaborcamp 2014. Selama dua bulan terakhir di kepanitiaan, sebagai anggota bidang Kesekretariatan, justru saya lebih sering menghabiskan waktu bersama bidang Acara. Kadang sampai lupa kalau sebenernya saya ini anggota Kesekretariatan, bukan anggota Acara. Kadang orang-orang yang lain pun lupa dan salah kira. Berkali-kali kumpul Acara sementara kumpul Kesekretariatan bahkan cuma dua kali dan nggak pernah lengkap.

Tapi saya nggak mau jadi kaya kacang yang lupa sama kulitnya, Kesekretariatan itu ternyata emangโ€ฆ sekretaris banget. Orang-orangnya bisa diandalakan semua. Alhamdulillah kerjasama ibu-ibu Kesekre itu lancar banget, semuanya rajin, sistematis. Pembagian tugasnya udah bikin semua terasa ringan. Kita emang jarang kumpul, tapi Kesekretariatan itu justru jadi bidang yang paling lengkap anggotanya untuk datang di hari H, walau cuma hari pertamanya aja sih.. Tambahan lagi, Kesekretariatan itu bidang yang penuh cinta <3 Entah karena kita semua perempuan lantas jadi melankolis tapi intinya kita bekerja dengan senang hati, dengan cinta, dengan otak, dengan tubuh dan dengan emosi positif (Eaa~)

Setelah 2 bulan bersama. Setelah banyak yang dilewati. Setelah sempet heboh gara-gara โ€œada yang bilangโ€ panitia bakal dibubarin bahkan setelah ada peserta yang daftar. Setelah konspirasi bareng Ayunda untuk ngajak adik saya yang pada akhirnya nggak berhasil diajak. Setelah rutinitas main ke ITB setiap minggu. Setelah rajin pulang malem gara-gara rapat. Setelah dipaksa jadi dosen. Setelah ditodong jadi pembimbing. Setelah UAS yang nyaris dikorbankan. Setelah makan seporsi berdua. Setelah tidur bagai pindang jemur. Setelah SKSD tanpa malu. Setelah 3 hari 2 malam. Setelah semuanya. Saya rindu.

Sebuah lagu yang bagi saya mengingatkan ini semua, Float – 3 Hari Untuk Selamanya. Mungkin liriknya tidak terlalu menggambarkan, tapi judulnya tepat.

Salam
Nadhira Rakhmi Yusuf

Teaser Patlaborcamp 2014 #1
Teaser Patlaborcamp 2014 #2


About Nadhira

Psikologi UPI 2013 - Mempelajari jiwamu, jiwaku, jiwa kita. Mengarungi samudera dengan seni dan sastra

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

3,618 thoughts on “Ceritaku @Patlaborcamp 2014